Manfaat Dan Bahaya Menjemur Bayi Di Bawah Sinar Matahari

Bayi memerlukan berbagai zat gizi makro dan mikro untuk menunjang pertumbuhannya, termasuk vitamin D. Tapi apakah sebenarnya baik menjemur bayi di bawah panasnya matahari? Untuk itu ketahui manfaat dan bahaya menjemur bayi di bawah sinar matahari.

Selamat datang kembali di salah satu website Alfian Herbal yaitu agen resmi Green World, yang merupakan pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya. Kami melayani pelanggan dengan sistem “Kirim Barang Dahulu, Setelah Barang Sampai Baru Transfer Pembayaran“.

Manfaat Dan Bahaya Menjemur Bayi Di Bawah Sinar Matahari

5-cara-menjemur-bayi-dengan-benar

Manfaat Dan Bahaya Menjemur Bayi Di Bawah Sinar Matahari – Kita tahu bahwa sinar matahari pagi sangatlah baik bagi kesehatan. Hal tersebut juga berlaku bagi bayi-bayi Anda. Setelah dilahirkan, fungsi hatinya belum sempurna dalam proses pengolahan bilirubin. Dimana kadar bilirubin dalam darah si bayi sangat tinggi dan hal inilah yang menyebabkan bayi mengalami suatu proses fisiologis yang menyebabkannya bayi kuning. Untuk mengatasinya, para ahli kesehatan biasanya akan menyarankan cara alami untuk mengatasi hal tersebut, yaitu dengan menjemurnya di bawah matahari pagi.

Apakah baik menjemur bayi di bawah sinar matahari?

Sebagian besar bayi lahir dengan kadar vitamin D rendah di dalam tubuh, oleh karena itu bayi mengandalkan vitamin D yang berasal dari ASI, sinar matahari, dan suplementasi. Kekurangan vitamin D pada bayi dapat menyebabkan rickets, susah bernapas, dan berbagai gangguan kesehatan tulang. Oleh karena itu, banyak yang mempercayai bahwa menjemur bayi di bawah paparan sinar matahari itu baik karena dapat membantu meningkatkan kadar vitamin D dan mencegah kekurangan vitamin D pada tubuh.

Terapi matahari telah dilakukan pada pertengahan abad ke-19. Terapi ini dilakukan pada orang yang mengalami penyakit rickets yang disebabkan karena kekurangan vitamin D. Sedangkan menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 1958, terapi matahari pertama kalinya digunakan pada bayi untuk mengatasi penyakit kuning yang sering terjadi bayi yang baru lahir. Penelitian tersebut, menunjukkan bahwa menjemur bayi yang kuning setidaknya 10 menit dalam dua kali sehari dapat membuat kuning pada bayi menghilang secara perlahan. Hal ini disebabkan oleh sinar ultraviolet B dapat menguraikan kadar bilirubin yang berlebihan pada permukaan kulit sehingga kulit menjadi kuning.

Untuk lebih jelasnya berikut uraian manfaat menjemur bayi di bawah sinar matahari :

  • Dapat menurunkan kadar bilirubin dalam darah

Bayi yang baru dilahirkan memiliki fungsi hati yang belum normal, sehingga hal tersebut mengakibatkan kadar bilirubin yang dihasilkan dalam darahnya tidak normal (terlalu tinggi). Hal inilah yang membuat bayi yang baru lahir terlihat kuning. Kadar bilirubin biasanaya akan mengalami kenaikan pada hari ke 3 hingga hari ke-5 pasca bayi dilahirkan dan hal itu akan menurun saat bayi memasuki usia 7 hingga 10 hari. Sinar matahari pagi mengandung spektrum sinar biru yang dapat membantu memecah bilirubin dalam darah sehingga kadar bilirubin kembali normal. Dan pada akhirnya efek kuning pada bayi dapat menghilang.

  • Membuat tulang bayi menjadi lebih kuat

Sinar matahari pagi mengandung kadar vitamin D yang cukup tinggi. Kita tahu bahwa vitamin D sangat baik untuk tulang, yaitu untuk membantu kalsium agar mudah terserap dalam darah untuk selanjutnya dapat menyatu dengan tulang. Manfaat menjemur bayi di pagi hari akan menjadikan tulang lebih sehat dan kuat.

Penelitian :

Pada tahun 1822, seorang dokter yang berasal dari Polandia bernama J. Sniadecki, MD. Menyatakan bahwa anak-anak yang tinggal di kawasan terbuka, nyaris tidak ada yang menderita Rickettsia (gangguan pertumbuhan tulang). Sementara di kawasan daerah perumahan padat, kasus penyakit Rickettsia mengalami peningkatan yang cukup tinggi. Untuk itu ia menyarankan agar para orang tua menjemur bayi mereka di bawah sinar matahari pagi selama beberapa saat dengan tujuan untuk mencegah terjangkitnya wabah ricketsia tersebut. Pada awal abad ke-19, penemuan tersebut terbukti, yaitu dengan penurunan tingkat terjangkitnya wabah ricketsia pada bayi dan anak-anak secara drastis.

  • Untuk memberikan efek kehangatan pada bayi

Sinar matahari pagi dapat memberikan kehangatan pada bayi yang nantinya bermanfaat untuk mengeluarkan lendir-lendir yang bersarang di tenggorokan si bayi. Terutama bagi bayi yang berpotensi memiliki gangguan alergi.

  • Menghindarkan bayi dari stress

Bayi yang mengalami stress pasca dilahirkan biasanya mengalami bayi menangis terus menerus dan sering. Sinar matahari pagi juga dapat berkhasiat untuk melepaskan hormon endorphin atau yang biasa disebut dengan hormon anti-depresi dalam tubuh.  Sehingga bayi yang mendapatkan cukup sinar matahari pagi dapat terhindar dari stress maupun kejenuhan.

Risiko paparan sinar matahari bagi bayi

Namun mulai tahun 1970-an, banyak peneliti yang menyadari bahwa paparan sinar  matahari yang terlalu lama dapat meningkatkan risiko terkena kanker kulit dan melanoma. Oleh karena itu, American Academy of Pediatrics menganjurkan, anak yang berusia di bawah 6 bulan sebaiknya tidak terpapar sinar matahari. Hal ini disebabkan oleh kulit bayi yang sensitif dan mudah iritasi jika dipakaikan tabir surya. Oleh karena itu lebih baik menghindarkan bayi yang baru lahir dari paparan matahari langsung.

Penyerapan vitamin D dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti umur, warna kulit atau pigmen kulit, luas permukaan tubuh yang terpapar sinar, dan waktu terpapar. Orang yang memiliki warna kulit lebih gelap berarti mempunyai pigmentasi kulit yang lebih banyak. Orang yang pigmentasi kulitnya lebih banyak, memerlukan waktu yang lebih lama untuk dapat memproduksi vitamin D. Tubuh tidak bisa menghasilkan vitamin D jika paparan sinar mataharinya terhalang sesuatu, seperti kaca dan tabir surya. Namun, semakin lama terpapar di bawah sinar matahari, maka akan semakin tinggi risiko terkena kanker kulit dan kulit terbakar. Selain itu, untuk meningkatkan produksi vitamin D dalam tubuh, diperlukan setidaknya 20% dari luas permukaan kulit yang terkena paparan sinar matahari.

Sampai saat ini belum ada penelitian yang bisa menentukan seberapa banyak sinar matahari yang dibutuhkan anak untuk memproduksi vitamin D sesuai dengan kebutuhan tubuh. Namun beberapa peneliti menganjurkan bahwa untuk menjaga konsentrasi vitamin D yang stabil dalam tubuh, sebaiknya menjemur anak selama 5 hingga 30 menit antara pukul 10 pagi dan 4 sore, dan dilakukan sebanyak 2 kali dalam satu hari.

Tips Menjemur bayi yang baik dan benar

  • Memakai tabir surya yang mengandung SPF 15 atau lebih dan dipakai ulang setiap dua jam sekali atau setelah anak berkeringat. Namun pemakaian tabir surya untuk bayi berusia kurang dari 6 bulan harus diminimalkan, karena kulit bayi yang masih tipis dan sensitif.
  • Menjemur bayi setiap jam 10 pagi dan jam 4 sore, dan hindari paparan sinar matahari terkena muka, apalagi mata karena akan merusak retina bayi. Biarkan tangan dan kaki yang terkena paparan sinar matahari.
  • Menggunakan baju yang nyaman dan tipis saat menjemur bayi. Jika perlu pakaikan topi pada bayi untuk melindungi muka, leher, dan telinga bayi.

Itulah informasi mengenai manfaat dan bahaya menjemur bayi di bawah sinar matahari. Dari penjelasan di atas kita bisa tahu bahwa proses menjemur bayi merupakan hal yang sangat penting dan menyehatkan bagi pertumbuhannya. Akan tetapi dalam melakukan proses tersebut, sebaiknya juga memperhatikan hal-hal yang sebaiknya tidak dilakukan, guna menghindari timbulnya berbagai dampak negatif bagi bayi itu sendiri.

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmencegahsakitgigi.wordpress.com untuk update informasi menarik dan bermanfaat seputar kesehatan.

Manfaat Dan Bahaya Menjemur Bayi Di Bawah Sinar Matahari

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s