Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang

Anda mungkin pernah memotong bawang dan mengalami sensasi pedas panas dan air mata berlinang atau justru mengalir deras?  yang Anda dapatkan dari aroma bawang. Pernahkah bertanya-tanya apa alasannya? Simak informasi lengkapnya beserta Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang

Selamat datang kembali di salah satu situs milik Alfian Herbal agen resmi Green World yatu pusat penjualan obat herbal online terbesar dan terpercaya yang menjual berbagai jenis suplemen dan vitamin yang terbuat dari bahan alami tanpa tercampur bahan kimia.

Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang

Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang

Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang — Bawang merah, putih, bombay diperkaya oleh vitamin C, B1 dan B6, bersama dengan dosis tinggi dari kalium, fosfor, dan serat. Meskipun tidak semua orang menyukai bawang, bumbu dapur yang masuk dalam spesies tanaman Allium ini memiliki potensi untuk memerangi kolesterol jahat, menurunkan hipertensi, dan meminimalisir pembekuan darah.

Di sisi lain, minyak atsiri yang membantu memberikan bawang rasa khasnya mengandung sekelompok molekul organik yang disebut asam amino sulfoksida. Mengupas, memotong, atau menggeprek bawang melepaskan enzim lachrymatory-factor synthase, yang mengubah molekul-molekul ini menjadi sulfenic acid. Sulfenic acid, selanjutnya secara spontan melakukan pengaturan ulang untuk membentuk syn-propanethial-S-oxide. Ketika syn-propanethial-S-oxide (kombinasi dari asam sulfat, sulfur dioksida, dan hidrogen sulfida) memasuki udara di sekitar hidung dan wajah Anda, kelompok senyawa ini membangkitkan refleks tangisan air mata.

Permukaan depan mata kornea memiliki beberapa tujuan, di antaranya perlindungan terhadap iritasi fisik dan kimia. Kornea dipadati oleh beragam serat sensorik dari saraf silia, cabang dari saraf trigeminal besar (yang membawa sentuhan, suhu), dan sensasi rasa sakit dari wajah dan depan kepala. Kornea juga menerima sejumlah kecil serat motorik otonom yang mengaktifkan kelenjar air mata (air mata). Ujung saraf bebas mendeteksi syn-propanethial-S-oxide pada kornea dan mendorong aktivitas dalam saraf siliaris yang ditafsirkan sebagai sensasi panas oleh sistem saraf pusat yang sesuai dengan konsentrasi senyawa ini. Aktivitas saraf ini secara refleks mengaktifkan serat otonom, untuk kemudian membawa sinyal kembali ke mata memerintahkan kelenjar air mata untuk membilas bersih iritan asing tersebut.

Reaksi pembentukan syn-propanethial-S-oxide memuncak sekitar 30 detik setelah kerusakan mekanis bawang dan melengkapi evolusi kimianya selama sekitar 5 menit.

Kumpulan senyawa aktif ini juga memadatkan diri untuk membentuk thiosulfinate yang bau, secara kebetulan memicu pelepasan bau tajam yang dikaitkan dengan memotong bawang, memunculkan tuduhan palsu bahwa penyebab kita menangis berasal dari mencium bau tak sedap tersebut. Padahal, enzim thiosulfinate menggunakan jalur kimiawi yang sama sekali berbeda, tidak mempengaruhi mata.

Inilah Tipsnya :

1. Dinginkan bawang merah sebelum dipotong – Masukkan bawang merah ke dalam lemari es selama beberapa saat. Proses pendinginan ini akan memperlambat reaksi kimia yang dilepaskan saat bawang terpotong.

2. Rendam bawang utuh yang sudah dikupas ke dalam air es – Setelah beberapa saat, ambil bawang dari air es, kemudian iris seperti biasa.

3. Pastikan pisau yang digunakan untuk memotong adalah pisau yang tajam – Pisau tajam ini akan membantu mengurangi penguapan zat yang membuat Anda menangis. Ketika pisau tersebut tumpul, maka gesekan yang berlebihan akan memancing keluarnya zat yang memerihkan mata.

4. Gigitlah korek api untuk cegah air mata mengalir – Ambil beberapa batang korek api dan gigit saat sedang memotong bawang.

5. Mengunyah permen karet atau mengunyah makanan lain – Cara ini diklaim mampu mengurangi air mata yang mengalir. Dengan mengunyah permen karet, otot wajah khususnya di area mata akan bergerak dan ‘menangkis’ zat pemerih mata.

6. Manfaatkan air yang mengalir – Mengupas dan memotong bawang merah di bawah air mengalir akan menghilangkan zat pemerih mata di dalam bawang.

7. The National Onion Association mengungkapkan, produksi air mata ketika memotong bawang akan berkurang jika Anda memotong bagian atasnya lebih dulu baru mengupas kulit luar.

8. The National Onion Association juga menyarankan untuk membiarkan bagian akar bawang tetap utuh tak terpotong. Hal ini dikarenakan ujung akar dari bawang memiliki konsentrasi terbesar dari senyawa belerang, sehingga jika dipotong akan membuat mata pedih.

9. Adanya konsentrasi cuka di atas talenan juga dianggap bisa mengurangi air mata. Semprotkan sedikit larutan cuka ke talenan. Larutan cuka akan menghentikan reaksi belerang yang ada dalam bawang.

10. Gunakan bantuan kipas angin – Kipas angin ini akan membuat zat belerang menjauhi wajah dan mencegah Anda menangis saat memotong bawang.

Itulah beberapa Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang. Selain cara di atas, ada cara lain yakni memotong bagian atas bawang terlebih dahulu, membiarkan akar bawang tetap utuh saat dipotong. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mencoba..

Terus kunjungi situs https://tehherbaluntukmencegahsakitgigi.wordpress.com untuk mengetahu informasi merarik dan bermanfaat seputar kesehatan.

Tips Agar Tidak Menangis Saat Mengiris Bawang

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s